PEMUSNAHAN REAGEN YANG TIDAK TERPAKAI
PEMUSNAHAN REAGEN YANG TIDAK TERPAKAI
Reagen
merupakan alat laboratorium yang berupa cairan yang digunakan untuk mengetahui
suatu reaksi kimia atau sebagai reaktan. Reagen juga dapat digunakan untuk
mengetahui golongan darah. Reagen juga memiliki kegunaan sebagai senyawa suatu
aplikasi yang digunakan untuk mengukur atau menganalisa suatu reaksi kimia
karena bantuan reagen. Namun, dalam kimia organik reagen digunakan sebagai
campuran suatu substrat pada kondisi tertentu.
Laboratorium yang baik adalah laboratorium yang tidak hanya
memperhatikan masalah ketelitian analisa saja. Akan tetapi laboratorium yang baik juga harus memperhatikan masalah
pembuangan limbah/Reagen. Ada beberap acara dalam pemusnahan reagen yang tidak
terpakai didalam praktikum IPA
Metoda-metoda dalam pemusnahan reagen yang tidak terpakai
tersebut adalah sebagai berikut Dianjurkan
untuk mendetoksifikasi sejumlah
kecil limbah bahan
kimia berbahaya di laboratorium oleh staff yang berkompeten.
Keterangan lebih rinci tentang prosedur yang dapat digunakan
terdapat pada cara
pengerjaannya. selalu
terjadi pada pekerjaan
di laboratorium. Oleh karena
itu, berikut ini
diberikan beberapa informasi untuk mengolah dan membuangnya.
a.
penyusunnya telah diketahui atau Wadah limbah
harus diberi label
dengan benar meskipun
pada wadah yang
kecil.

b.
tidak digolongkan sebagai bahan yang
mudah meledak,dan
tidak bersifat
radioaktif.
c.
Bahan kimia
yang telah digolongkan
pada golongan limbah
tertentu harus dibuang sesuai dengan
golongannya masing-masing agar tidak terjadi reaksi yang berbahaya.
d.
Bahan kimia lama yang disimpan di
dalam bejana tertutup sebaiknya ditawarkan kepada kelompok atau
institusi lain untuk
kepentingan yang lain.
e.
Bahan ini
dapat dibuang hanya jika
tidak ada seorangpun
yang tertarik untuk memiliki/memanfaatkannya.


Dari
uraian yang disampaikan diatas, ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan:
1.
Apakah
kendala yang sering kita hadapi untuk mengatasi permaslahan limbah laboratorium
disekolah ?
2.
Apa
dampak dari lemahnya penanganan limbah laboratorium sekolah ?
3.
Siapa
yang paling bertanggung jawab dalam penanganan limbah laboratorium sekolah ?
Menanggapi pertanyaan terakhir. Mnrt saya jika limbah yg tersbut mrupakan bahan yg rmah lingkungan maka yg brtanggung jwab membersihkannya adlah siswa. Jika bahan tersbut mrupakn zat yg berbahaya. Maka siswa bole ikut membersihkannya dgn catatan d dampingi guru, dan guru trus mngawasi dan mngajarkan siswa trsbut agar tidak terjadi hal2 yg tidak diinginkan. sekian
BalasHapusSiapa yang paling bertanggung jawab dalam penanganan limbah laboratorium sekolah ?
BalasHapussetiap tanggung jawab tentu dilakukan pada ahlinya, namun tak lepas kemungkinan perangkat labor lain, artinya di sisni yang bertanggung jawab adalah laboran, t\praktikan juga termasuk petugas kebersihan
Menanggapi pertanyaan nomor 2, lemahnya penanganan limbah di lab ipa kadang membuatblingkungan sekitar menjadi rusak, contohnya reagen yg bersifat toksik kadang dibuang ke saluran air yg bermuara ke sungai menyebabkan pencemaran sungai, atau hanya dibuang ke tanah yg bukan lahan khusus jadi pencemaran tanah
BalasHapusMenanggapi pertanyaan no. 3 yg bertanggung jawab adalah laboran dan teknisi.
BalasHapusNamun apabila bahannya tidak berbahaya bisa dilakukan olehsiswa maupun guru yang bersangkutan.
Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 1 yaitu Apakah kendala yang sering kita hadapi untuk mengatasi permasalahan limbah laboratorium disekolah ? Tempat pembuangan limbah yang kurang memadai seperti lahan khusus yang dapat digunakan sebagai area limbah untuk pembakaran maupun penimbunan yang nantinya tidak akan mengganggu lingkungan sekolah tersebut
BalasHapusMenanggapi pertanyaan ke 2 ,Apa dampak dari lemahnya penanganan limbah laboratorium sekolah ? Dampak yang akan ditimbulkan dari lemahnya penanganan limbah laboratorium adalah pencemaran lingkungan yang akan merugikan makhluk hidup lainnya karena terkontaminasi bahan limbah tersebut.
BalasHapusMenanggapi pertanyaan no 3
BalasHapusSiapa yang paling bertanggung jawab dalam penanganan limbah laboratorium sekolah ?
Menurut saya uyang bertanggung jawab dalam pananganan limbah laboratorium sekolah adalah siswa. Jika limbah tersebut merupakan limbah yang memerlukan perlakuan khusus maka yang bertanggung jawab adalah Guru yang terlatih beserta petugas laboratorium/personil yang telah memilki pengalaman.
Menanggapi pertanyaan no 3.
BalasHapusuntuk limbah sisa bahan praktikum tentunya siswa, sedangkan untuk limbah yang yang pemusnahannya memerlukan keterampilan khusus dari orang yang memiliki skil, misalnya laboran dan teknisi lab.
Apakah kendala yang sering kita hadapi untuk mengatasi permaslahan limbah laboratorium disekolah ?
BalasHapusBanyak sekolah yang belum memiliki peralatan khusus dalam penanganan limbah ini. Sebagian sekolah yang saya tahu, pembuangan limbah biasanya hanya melalui saluran air dan dikubur dalam tanah. Padahal sebenarnya hal tersebut bisa merusak lingkungan, terutama jika yang dibuang adalah zat berbahaya. Terima kasih,.
yang bertanggungjawab dalam penanganan limbah laboratorium sekolah ialah Laboran dan teknisi. yang di awasi oleh Kepala Laboratorium dan Kepala Sekolah.
BalasHapusSalam
Agung Laksono
Siapa yang paling bertanggung jawab dalam penanganan limbah laboratorium sekolah ?
BalasHapusUntuk penanganan limbah laboratorium bisa dilakukan oleh guru yang mendampingi pratikum dan siswa bisa melihat secara langsung bagaimana cara penanganan limbah dan bisa memahami tata cara penanganan limbah labor