Basic Laboratory Skill (Pasca Praktikum)


Basic Laboratory Skill
(Pasca Praktikum)
Praktikum merupakan kegiatan pembelajaran yang bertujuan agar mahasiswa mendapat kesempatan untuk menguji dan mengaplikasikan teori atau penyelidikan dan pembuktian ilmiah pada suatu pelajaran tertentu. Ada beberapa hal yang harus dilakukan siswa setelah mengikuti praktikum. Diantaranya :
1.     Membuat laporan hasil praktikum
Laporan merupakan suatu bentuk penyajian dari suatu fakta mengenai suatu keadaan ataupun suatu kegiatan yang telah dilakukan siswa. Dan pada dasarnya suatu fakta yang disajikan itu adalah tanggung jawab yang ditugaskan kepada siswa tersebut. Sedangkan fakta yang disajikan adalah bahan ataupun keterangan dari informasi yang dibutuhkan dan diperoleh dari praktikum yang yang telah dilaksanakan dan berdasarkan dari suatu objektif yang diteliti, didengar, dan dirasakan sendiri.

2.     Menyimpulkan hasil yang didapat dari praktikum
Kesimpulan merupakan sebuah gagasan yang tercapai pada akhir kegiatan praktikum. Dengan kata lain, kesimpulan adalah hasil dari suatu kegiatan yang telah dilakukan siswa setelah praktikum.

3.     Membersihkan meja praktikum dan alat yang digunakan.
Sebelum meninggalkan laboratorium pastikan meja kita telah bersih dari sisa-sisa zat praktikum agar tidak menimbulkan bakteri dan kotoran.

4.     Sebelum meninggalkan laboratorium
-         Alat listrik dimatikan
Setelah melaksanakan praktikum, pastikan semua sambungan listrik telah terputus (dalam keadaan Of) hal ini dilakukan dengan tujuan untuk menghindari konsleting listrik yang dapat menyebabkan kebakaran dan juga untuk menghemat listrik.
-         Kran air ditutup
-         Alat dan bahan dikembalikan pada tempatnya
-         Kran gas ditutup dan
-         Meja praktikum dibersihkan.

5.     Penanganan limbah sesuai dengan karakteristiknya.
Limbah organik padat seperti spesimen dibuang pada tempatnya. Hal ini dilakukan agar kebersihan laboratorium tetap terjaga serta terhindar dari reaksi zat-zat yang berbahaya dari sisa-sisa praktikum.

Dari beberapa uraian tersebut  ada beberapa hal yang ingin saya diskusikan. Diantaranya :

1.     Mengapa setelah melakukan harus membuat laporan dan membuat kesimpulan ?
2.     Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?
3.     Jika kita sebagai guru/laboran, Apa yang harus kita lakukan jika praktikum yang telah dilakukan tidak berhasil ?
t

Komentar

  1. terima kasih... menjawab soal nmor 2.
    jika berbicara bertanggung jawab maka semua pihak pelaksana pratikum yg bertanggung jawab, akan tetapi struktur organisasi lab baik kepala sampai ke laboran harus memastikan prosedur pelaksanaan pratikum sudah dalam SOP baik pra pratikum maupun pasca pratikum.

    BalasHapus
  2. Menanggapi pertanyaan nomor 2, krn mobilitas pemakaian labor disekolah sangat tinggi setiap pergantian jam akan ada kelas lain yg masuk, biasanya yang telah saya lakukan yg bertanggung jawab terhadap kebersihan pasca praktikum adalah siswa yang telah menggunakan labor, mereka membersihkan alat2 dan bahan, meletakkan kembali alat2 yg digunakan, membuang bahan2 sisa praktikum yang tidak berbahaya agar ruangan siap digunakan kembali untuk kelas lain, tapi untuk kebersihan seluruh ruangan biasanya ada petugas kebersihan yg membersihkan diluar jam praktikum

    BalasHapus
  3. Menanggapi pertanyaan pertama Mengapa setelah melakukan harus membuat laporan dan membuat kesimpulan ? Tujuan praktikum salah satunya utk melihat bagaimana dampak praktikum tersebut terhadap pengetahuan siswa. Laporan dibuat utk menilai apakah praktikum berhasil dan sesuai teori atau tidak, apakah pengetahuan siswa bertmbah atau tidak, dan terakhir tntu sbagai guru kita butuh laporan siswa utk penilaian selain penilaian prosesnya. Terimakasih

    BalasHapus


  4. Menanggapi soal no 2.
    Yang bertanggungjawab dalam kebersihan pasca praktikum yaitu siswa yang telah melakukan praktikum tsb

    BalasHapus
  5. menanggapi pertanyaan ketiga, menurut saya jika pratikum yang telah dilakukan tidak berhasil, jika ada waktu luang yang tidak mengganggu jadwal pratikan yang lain dan ketersediaan alat dan bahan juga memadai, kita bisa mengadakan pratikum ulang, dan mencari tahu agar kesalahan yang telah terjadi tidak terulang kembali. sekian

    BalasHapus
  6. menanggapi pertanyaan ke 2 yaitu Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?
    yang bertanggungjawab penanganan kebersihan pasca praktikum adalah siswa. namun untuk alat dan bahan yang memerlukan penanganan khusus seperti bahan kimia, dan pembersihan alat maka perlu dibantu Laboran dan teknisi.

    Salam
    Agung Laksono

    BalasHapus
  7. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 3 yaitu Jika kita sebagai guru/laboran, Apa yang harus kita lakukan jika praktikum yang telah dilakukan tidak berhasil ? Jika pratikum yang dilakukan tidak berhasil tidak harus menjadi permasalahan kareana keberhasilan suatu pratikum bukan menjadi patokan utama dalam melakukan pratikum kita sebagai guru harus mengarahkan siswa untuk mencari faktor apa yang menyebabkan pratikum tersebut tidak berhasil dan bagaimana pratikum tersebut dapat dikatakan berhasil

    BalasHapus
  8. menanggapi pertanyaan no.2 mengenai "Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?"
    -menurut saya, pihak yang bertanggung jawab dalam kebersihan pasca praktikum adalah siswa dan guru ipa yang telah menggunakan lab tsb. namun jika ada bahan/alat yang berbahaya dalam penanganannya, pembersihan alat dan penyimpanan bahan berbahaya tsb bisa dibantu oleh laboran. dan apabila labor tsb memiliki staf cleaning service, kegiatan bersih-bersih biasanya dilakukan ulang oleh staf CS tsb diluar jam praktikum.

    terima kasih.

    BalasHapus
  9. Assalmualaikum
    Saya menanggapi no 2.
    Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?
    Untuj masalah yang bertanggung jawab kebersihan setelah pratikum adalah semua yang ikit serta dalam pratikum.karena didalam pratikum sudah ada SOP nya. Supaya pratikum efektif maka lakukanlah sesuai dgn sop
    Terima kasih

    BalasHapus
  10. 2. Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?
    yang bertanggung jawab adalah guru ipa yang melaksanakan praktikum dan siswa.

    BalasHapus
  11. Jika kita sebagai guru/laboran, Apa yang harus kita lakukan jika praktikum yang telah dilakukan tidak berhasil ?
    keberhasilan disini mampu di tentukan dari perencanaan, pelaksanaan dan stelah pelaksanaan, jika pada pelaksanaan yang belum berhasil, ada baik nya jika pelaksaan ulang dengan perencanaan yang lebih kompleks, supaya haus siswa akan ilmu tersampaikan. mtidak ngambang

    BalasHapus
  12. Jika kita sebagai guru/laboran, Apa yang harus kita lakukan jika praktikum yang telah dilakukan tidak berhasil ?
    menanggapi pertanyaan ini menurut pendapat saya maka melakukan praktikum ulang, dan guru atau laboran juga harus meninjau ulang kembali pada tahap persiapan apakah alat yang digunakan dalam praktikum bagus , kemudian alat yang digunakn dikalibrasi, melakukan percobaan terlebih dahulu apakah sesuai dengan hasil atau tujuan yang diharapkan dan memahami SOP praktikum dengan baik..

    BalasHapus
  13. 2. Siapakah yang bertanggung jawab dalam penanganan kebersihan pasca praktikum?
    sema orang yang terlibat didalam laboratorium tersebutt, mulai dari praktikan, laboran, guru.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Managemant Function in Laboratory

PEMUSNAHAN REAGEN YANG TIDAK TERPAKAI

Sistem Manajemen Mutu Laboratorium IPA